ILMU TEKNIK SIPIL

Ilmu Teknik Sipil

Hi buddy...ini adalah postingan pertama saya tentang Ilmu Teknik Sipil, dalam tulisan ini saya coba mengenalkan mengenai Ilmu Teknik Sipil atau Civil Engineering. Banyak persepsi yang mengatakan bahwa Teknik Sipil = Arsitek...Arsitek = Teknik Sipil, namun menurut saya persepsi yg seharusnya tidak seperti itu, oleh karena itu sebelumnya saya ingin sampaikan bahwa Teknik Sipil dan Arsitektur sebenarnya memang satu bidang yang sama, namun Ilmu Teknik Sipil parameternya lebih luas...sementara Ilmu Arsitektur lebih terfokus ke bidang Desain Struktur dalam hal Perencanaan suatu konstruksi, bisa juga lebih luas lagi adalah berhubungan dengan bidang selain konstruksi seperti desain perabot dan sebagainya. Arsitektur berhubungan dengan Gambar, Maket, maupun bentuk-bentuk lain dalam hal desain. Mungkin nanti dilain tulisan akan saya coba menjelaskan perbandingan antara keduanya.

Teknik sipil adalah salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membangun, merenovasi tidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi juga mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia.
Teknik sipil mempunyai ruang lingkup yang luas, di dalamnya pengetahuan matematika, fisika, kimia, biologi, geologi, lingkungan hingga komputer mempunyai peranannya masing-masing. Teknik sipil dikembangkan sejalan dengan tingkat kebutuhan manusia dan pergerakannya, hingga bisa dikatakan ilmu ini bisa merubah sebuah hutan menjadi kota besar.

Cabang-cabang ilmu teknik sipil

a. Struktural

Cabang yang mempelajari masalah struktural dari materi yang digunakan untuk pembangunan. Sebuah bentuk bangunan mungkin dibuat dari beberapa pilihan jenis material seperti baja, beton, kayu, kaca atau bahan lainnya. Setiap bahan tersebut mempunyai karakteristik masing-masing. Ilmu bidang struktural mempelajari sifat-sifat material itu sehingga pada akhirnya dapat dipilih material mana yang cocok untuk jenis bangunan tersebut. Dalam bidang ini dipelajari lebih mendalam hal yang berkaitan dengan perencanaan struktur bangunan, jalan, jembatan, terowongan dari pembangunan pondasi hingga bangunan siap digunakan.

b. Geoteknik


Cabang yang mempelajari struktur dan sifat berbagai macam tanah dalam menopang suatu bangunan yang akan berdiri di atasnya. Cakupannya dapat berupa investigasi lapangan yang merupakan penyelidikan keadaan-keadaan tanah suatu daerah dan diperkuat dengan penyelidikan laboratorium.

c. Manajemen Konstruksi

Cabang yang mempelajari masalah dalam proyek konstruksi yang berkaitan dengan ekonomi, penjadwalan pekerjaan, pengembalian modal, biaya proyek, semua hal yang berkaitan dengan hukum dan perizinan bangunan hingga pengorganisasian pekerjaan di lapangan sehingga diharapkan bangunan tersebut selesai tepat waktu.

d. Hidrologi

Cabang yang mempelajari air, distribusi, pengendalian dan permasalahannya. Mencakup bidang ini antara lain cabang ilmu hidrologi air (berkenaan dengan cuaca, curah hujan, debit air sebuah sungai dsb), hidrolika (sifat material air, tekanan air, gaya dorong air dsb) dan bangunan air seperti pelabuhan, irigasi, waduk/bendungan(dam), kanal.

e. Teknik Lingkungan

Cabang yang mempelajari permasalahan-permasalahan dan isu lingkungan. Mencakup bidang ini antara lain penyediaan sarana dan prasarana air besih, pengelolaan limbah dan air kotor, pencemaran sungai, polusi suara dan udara hingga teknik penyehatan.

f. Transportasi

Cabang yang mempelajari mengenai sistem transportasi dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Mencakup bidang ini antara lain konstruksi dan pengaturan jalan raya, konstruksi bandar udara, terminal, stasiun dan manajemennya.

g. Informatika Teknik Sipil

abang baru yang mempelajari penerapan Komputer untuk perhitungan/pemodelan sebuah sistem dalam proyek Pembangunan atau Penelitian. Mencakup bidang ini antara lain dicontohkan berupa pemodelan Struktur Bangunan (Struktural dari Materi atau CAD), pemodelan pergerakan air tanah atau limbah, pemodelan lingkungan dengan Teknologi GIS (Geographic information system).

Keluasan cabang dari teknik sipil ini membuatnya sangat fleksibel di dalam dunia kerja. Profesi yang didapat dari seorang ahli bidang ini antara lain: perancangan/pelaksana pembangunan/pemeliharaan prasarana jalan, jembatan, terowongan, gedung, bandar udara, lalu lintas (darat, laut, udara), sistem jaringan kanal, drainase, irigasi, perumahan, gedung, minimalisasi kerugian gempa, perlindungan lingkungan, penyediaan air bersih, survey lahan, konsep finansial dari proyek, manajemen projek dsb. Semua aspek kehidupan tercangkup dalam muatan ilmu teknik sipil.

Beberapa Tokoh Teknik Sipil Indonesia

1. Tjokorda Raka Sukawati
2. Prof. Thoskykovsky
3. Prof. Dr. Ir. Hendricho Msc
4. Ir. Rooseno
5. Ir. Ahadi
6. Ir. Soetami
7. Prof Sedijatmo
8. Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata
9. Prof. Dr. Moh. Sahari Besari MSc., Ph.D
10. Ir.Soekarno

Dari sumber Wikipedia, saya dapatkan data mengenai beberapa tokoh diatas, berikut penjelasannya.


Tjokorda Raka Sukawati
source link : klik disini

Ir. Tjokorda Raka Sukawati (lahir di Ubud, Bali pada 3 Mei 1931) adalah seorang insinyur Indonesia yang menemukan konstruksi Sosrobahu, yang memudahkan pembangunan jalan layang tanpa mengganggu arus lalu lintas pada saat pembangunannya.
Tjokorda meraih gelar Insinyur bidang Teknik Sipil di Institut Teknologi Bandung 1962, dan memperoleh gelar Doktor dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta pada tahun 1996.

Beliau meniti karir di PT. Hutama Karya yang bergerak dibidang jasa konstruksi dan infrasruktur, merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Departemen Pekerjaan Umum (PU). Ketika menggarap proyek jalan layang antara Cawang dengan Tanjung Priok di Jakarta itulah teknologi Sosrobahu ditemukan.
Sebenarnya temuannya belum diuji secara khusus di laboratorium saat dipraktekkan. Namun ia merasa yakin temuannya bisa bekerja sesuai rumusan ilmiah yang ada. Bahkan sebelum temuannya dipraktekkan, beliau yang menganut agama Hindu yang taat itu menyempatkan diri bersembahyang di atas konstruksi itu. Ia terbilang nekad saat itu, dengan mengatakan bahwa ia bersedia mundur dari direktur PT. Hutama Karya kepada menteri Pekerjaan Umum saat itu, bila temuannya itu ternyata tidak bisa bekerja. Namun ternyata temuan Sosrobahu itu dapat bekerja sebagaimana mestinya tanpa kurang suatu apa pun.

Dia mengatakan bahwa temuan itu 80% atas kehendak Tuhan yang Maha Kuasa. Bahkan angka tekanan 78 kg/cm² yang ditetapkan dalam teknologi temuannya itu, sebenarnya angka misterius bagi beliau, entah dari mana saat itu beliau menetapkan angka wangsit itu, tetapi berhasil bahkan para insinyur Amerika Serikat yang mengerjakan jalan layang di Seattle begitu taat dengan ketetapan 78 kg/cm² itu. Belakangan, setelah diketahui di laboratorium yang kemudian dibangunnya sendiri itu, didapatkan hasil perhitungan berupa ketetapan sebesar 78,05 kg/cm². Persis sama dengan ketetapan angka wangsit tadi.

Di ujung karirnya di PT. Hutama Karya, Tjokorda terseret persoalan Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN) yang menimpa perusahaan konstruksi itu. Tjokorda harus berurusan dengan masalah commercial paper, hal yang asing bagi seorang insinyur seperti dirinya. Ia sempat berurusan dengan pengadilan. Kasus ini terkuat menyusul krisis finansial Asia yang membuat banyak perusahaan konstruksi terkena masalah.
Tjokorda Raka Sukawati, yang juga pendiri Fakultas Teknik Universitas Udayana, telah pensiun dari PT. Hutama Karya, namun masih tetap berkarya bahkan menghasilkan teknologi sosrobahu versi kedua yang lebih unggul soal kepraktisan dibandingkan versi sebelumnya. Kini beliau tinggal di kampung halamannya di Ubud, Bali dengan mengajar di jenjang Pascasarjana Bidang Teknik Sipil Universitas Udayana.

Prof. Dr. Ir. Wiratman Wangsadinata
source link : klik disini

Wiratman Wangsadinata adalah Pendiri dan direktur utama PT. Wiratman & Associates, Multidisciplinary Consultant, yang telah berdiri sejak tahun 1976 dan sampai kini telah terlibat dalam perencanaan dan supervisi ratusan bahkan ribuan proyek-proyek konstruksi dari mulai jembatan, dam, jalan dan yang cukup banyak adalah gedung-gedung tinggi.

Beliau adalah yang menggagas tentang peraturan gempa di Indonesia.
Beliau diangkat menjadi profesor di ITB, setelah pensiun dari ITB diangkat menjadi guru besar di Universitas Tarumanagara. Ia mengambil doktor di ITB pada saat bersamaan dengan putrinya yang juga mengambil doktor di Wisconsin. Meskipun sudah sukses dibidang praktisi, dan diakui keberadaannya di komunitas teknik sipil tetapi karena kecintaannya pada dunia teknik sipil beliau tetap melakukan riset disertasi. Promotor beliau adalah Prof. Moh. Sahari Besari M.Sc., Ph.D yang hanya beda usia sekitar dua tahun.

Setelah sukses menempuh program doktor dan lulus cum-laude (?)[rujukan?] , beberapa tahun kemudian beliau diangkat menjadi guru besar di ITB Bandung.
Putri ke dua beliau yang mengambil program doktornya pada waktu yang sama tersebut saat ini juga tetap berkecipung di bidang teknik sipil, yang dimaksud tersebut adalah Prof. Sofia Alisyahbana M.Sc., Ph.D di Universitas Tarumanagara, Jakarta.


Materi utama Bidang Teknik Sipil

Materi Utama Ilmu Teknik Sipil mencakup:
- Mekanika teknik
- Konstruksi baja
- Konstruksi beton
- Konstruksi kayu
- Konstruksi gelas
- Mekanika tanah
- Teknik Pondasi
- Hidrologi
- Hidrolika
- Bangunan air
- Manajemen konstruksi
- Dinamika Struktur
- Informatika
- Ilmu Ukur Tanah
- Struktur bangunan sipil

Pembahasan lebih lanjut mengenai Materi Utama Ilmu Teknik Sipil akan coba saya sampaikan pada tulisan-tulisan selanjutnya.

Source Link :
klik di sini

2 komentar:

  1. Kunjungi yaaa http://kmkosipil.blogspot.com/

    [Kehidupan Mahasiswa, Kisah Inspiratif, Musik Rohani, Jokes Mahasiswa, Artikel, Ebook Gratisan Teknik sipil, Bahan-Bahan Kuliah, Database dan Event KMKO Sipil Unhas Makassar]

    BalasHapus
  2. baik, terimakasih linknya bray...!!

    BalasHapus